Rabu, 11 Mei 2011

PENGARUH PENGGUNAAN METODE BELAJAR AKTIF TIPE QUIZ TEAM TERHADAP MINAT BELAJAR DAN HASIL BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS X AK SMK NEGERI 3 JEPARA

ABSTRAK


Kata kunci: tipe quiz team, minat belajar, hasil belajar.

Tujuan pendidikan adalah membentuk sumber daya manusia yang berkualitas tinggi yaitu manusia yang mampu menghadapi perkembangan zaman. Sekolah Menengah Kejuruan sebagai salah satu pendidikan formal berusaha meningkatkan mutu pendidikan dan menyiapkan siswa di dunia kerja. Keberhasilan pendidikan salah satunya ditentukan oleh bagaimana proses belajarnya. Akuntansi merupakan mata pelajaran dasar di SMK. Pembelajaran akuntansi di SMK masih mengalami kesulitan. Hal ini dikarenakan dalam pembelajar akuntansi masih menggunakan metode konvensional. Agar tujuan dapat tercapai diperlukan metode pembelajaran yang tepat, yaitu metode yang dapat membangkitkan minat belajar dan pemahaman siswa pada pelajaran akuntansi. Upaya untuk mambangkitkan minat, pemahaman serta meningkatkan hasil belajar siswa adalah dengan penggunaan metode belajar aktif tipe quiz team.

Dari uraian diatas dapat dirumuskan masalah: adakah perbedaan minat belajar akuntansi siswa antara kelas yang menggunakan metode belajar aktif tipe quiz team dan kelas yang menggunakan metode konvensional dengan metode ceramah dan latihan soal?, adakah perbedaan minat belajar akuntansi siswa sebelum dan sesudah menggunakan metode belajar aktif tipe quiz team?, adakah perbedaan hasil belajar akuntansi siswa kelas X AK SMK Negeri 3 Jepara antara kelas kontrol dan kelas eksperimen?, adakah pebedaan hasil belajar akuntansi siswa kelompok eksperimen sebelum dan sesudah penggunaan metode belajar aktif tipe quiz team?. Tujuannya yaitu untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan minat antara kelas yang menggunakan metode belajar aktif tipe quiz tam dam kelas yang menggunakan metode konvensional dengan metode caramah dan latihan soal, perbedaan minat belajar siswa sebelum dan sesudah menggunakan metode belajar aktif tipe quiz team, mengetahui perbedaan hasil belajar antara kelas yang menggunakan metode belajar aktif tipe quiz team dengan metode konvensional, mengetahui perbedaan hasil belajar siswa kelompok eksperimen sebelum dan sesudah penerapan metode belajar aktif tipe quiz team. Manfaat penelitian dapat memberikan masukan mengenai teori pembelajaran dan penggunaan variasi dalam pembelajaran akuntansi dengan metode belajar aktif tipe quiz team. Selain itu penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi guru, siswa, dan lembaga yang terkait.

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan populasi siswa kelas X AK SMK Negeri 3 Jepara tahun 2006/2007 berjumlah 79 siswa terdiri dari X AK1 dan X AK2.Variabel dalam penelitian ini adalah minat belajar siswa dengan metode konvensional dan metode belajar aktif tipe quiz team. Serta hasil belajar dengan metode konvensional dan metode belajar aktif tipe quiz team. Penelitian dilakukan dalam tiga tahap yaitu pre tes, proses pembelajaran, dan post tes. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, metode kuesioner dan metode tes. Instrumen yang digunakan adalah soal tes dan angket atau kuesioner. Metode analisi data menggunakan metode Matched Group Design, analisis deskritif dan menggunakan teknik statistik t test untuk pengujian hipotesis.

Dari hasil analisis data awal kedua kelompok mempunyai kemampuan awal yang relatif sama, tidak ada perbedaan kemampuan awal dari kedua kelompok. Untuk minat belajar kedua kelompok mempunyai varian yang sama. Hasil uji ketuntasan belajar kelompok eksperimen (83.18) hasil belajarnya lebih dari 70 atau telah mencapai ketuntasan belajar. Sedangkan untuk kelompok kontrol hasil belajar (79.60) telah mencapai ketuntasan belajar. Minat belajar siswa setelah pembelajaran antara kelas eksperimen dan kelas kontrol terdapat perbedaan, minat belajar kelompok eksperimen lebih baik daripada kelompok kontrol.

Dari hasil penelitian ini peneliti memberikan saran-saran bahwa, penerapan metode belajar aktif tipe quiz team dalam pembelajaran akuntansi perlu dikembangkan sebagai variasi pembelajaran akuntansi yang relevan, guna meningkatkan hasil belajar siswa. Guru hendaknya mampu menciptakan suasana yang tidak membosankan dalam pembelajaran akuntansi, sehingga pelajaran akuntansi menjadi lebih menyenangkan serta mampu meningkatkan minat belajar siswa. Kegiatan penelitian tindakan kelas sangat baik dan perlu dilaksanakan oleh guru untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran di kelas.

DOWNLOAD disini untuk skripsi selengkapnya!!!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar